Skip to main content

Dampak Buruk Gadget Pada Anak dan Cara Mengatasinya

Halo semuanya! Jadi di artikel ini International's Info akan membagikan informasi tentang dampak buruk yang mungkin ditimbulkan karena gadget pada anak. Semoga informasi yang disampaikan dalam artikel ini dapat membantu kalian dalam mengawasi penggunaan gadget pada anak-anak.

Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) saat ini semakin maju. Komputer saja sudah berkembang dari generasi pertama hingga saat ini sudah memasuki generasi kelima. Tidak hanya komputer saja yang mengalami perkembangan, saat ini terdapat suatu perangkat yang dibuat lebih canggih dengan ukuran yang lebih kecil sehingga dapat digunakan dengan praktis.

Perangkat ini dikenal sebagai gadget dalam bahasa Inggris dan gawai dalam bahasa Indonesia. Dalam kondisi seperti sekarang, gadget sudah menjadi barang yang sangat penting keberadaannya sehingga seperti pepatah sup tanpa garam itulah pentingnya gadget saat ini.

Sesuai dengan tujuan utamanya yakni dapat digunakan dengan praktis, di dalam sebuah perangkat gadget sudah terdapat seperti hiburan, komunikasi dan sumber informasi lainnya guna menciptakan suasana yang baru sehingga dapat menimbulkan kecanduan bagi penggunanya.

Namun diluar dari kelebihan gadget tersebut, gadget tetap memiliki kekurangan. Seperti penyebaran hoax dan akses pornografi menjadi lebih mudah juga dapat mengurangi waktu berkomunikasi dengan sesama.  

Seiring dengan berjalannya waktu, kini gadget sudah menjadi permainan anak-anak. Bahkan anak balita pun sudah bisa memainkan gadget. Hal ini perlu menjadi perhatian serius bagi para orang tua. Ketika orang tua sudah memutuskan untuk memberikan gadget pada anaknya maka sama halnya dengan kita memberikan narkoba pada anak. Kenapa? Anak bisa menjadi kecanduan gadget.

Bahaya penggunaan gadget pada anak sebaiknya menjadi perhatian khusus setiap orang tua, jangan sampai mereka terpapar cahaya dari gadget tersebut secara berlebihan. Apalagi hak kepemilikan gadget tersebut dimulai sejak mereka masih di bawah usia 12 tahun karena ini bisa menghambat tumbuh kembangnya.

Aturannya anak umur 0-2 tahun tidak boleh terpapar oleh teknologi sama sekali. Anak umur 3-5 tahun dibatasi menggunakan teknologi hanya satu jam per hari. Dan anak umur 6-18 tahun dibatasi 2 jam saja perhari.

Oleh karena itu, berikut beberapa bahaya yang bisa ditimbulkan akibat penggunaan gadget pada anak yang didasarkan dari berbagai sumber.
1. Mengganggu Pertumbuhan Otak
Pada usia 0-2 tahun otak anak bertumbuh dengan cepat hingga berusia 21 tahun. Perkembangan otak anak dipengaruhi oleh stimulasi lingkungan, dengan mulai dikenalnya gadget sejak dini dapat menyebabkan keterlambatan kognitif serta gangguan dalam proses belajar dan yang paling penting dapat menurunkan kemampuan anak untuk mandiri.

2. Tumbuh Kembang Melambat
Tidak hanya itu, penggunaan gadget dalam jangka waktu yang lama juga membatasi gerak fisiknya sehingga tumbuh kembangnya juga akan melambat.  Paparan teknologi sejak dini juga berpengaruh terhadap kemampuan literasi dan prestasi akademik anak.

3. Obesitas
Terbatasnya gerak fisik anak dapat membuat makanan yang dimakannya tidak akan menjadi tenaga dan gizi yang dapat membantu pertumbuhannya malah akan menumpuk menjadi lemak sehingga menyebabkan anak tersebut mengalami obesitas.

4. Kurang Tidur
Asyiknya bermain gadget tanpa pengawasan juga dapat mengurangi jam tidur anak. Kurangnya jam tidur pada anak akan memberikan dampak yang buruk pada prestasi akademik mereka karena otak tidak dapat berfungsi dengan baik jika mereka kurang tidur.

5. Kelainan Mental
Penelitian di Bristol University tahun 2010 mengungkapkan, bahaya penggunaan gadget pada anak dapat meningkatkan risiko depresi, gangguan kecemasan, kurang atensi, autisme, kelainan bipolar, psikosis, dan perilaku bermasalah lainnya.

6. Sifat Menjadi Lebih Agresif 
Konten di media online yang bisa diakses anak dapat meningkatkan sifat agresifnya. Video kekerasan fisik dan seksual yang banyak tersebar di internet maka hal itulah yang bisa mempengaruhi anak.

7. Kecanduan
Hal ini sudah pasti dialami terutama jika interaksi antara orang tua dan anak berkurang karena kesibukan orang tua dengan pekerjaannya. Menggunakan gadget adalah salah satu bentuk pelampiasan seorang anak dalam mencari hiburan meskipun pada akhirnya membuat mereka menjadi kecanduan teknologi.

8. Proses Belajar yang Singkat
Kemudahan dalam memperoleh informasi sebenarnya selain dapat menambah ilmu juga dapat membuat otak bekerja lebih lambat. Hal ini dikarenakan dengan kemudahan itu, otak menjadi tidak digunakan untuk berpikir karena semua informasi yang seharusnya bisa dipikirkan sudah bisa didapatkan dengan mudah hanya dengan mencari keyword.

9. Radiasi
WHO (World Health Organization) telah mengklasifikasikan bahwa smartphone sebagai resiko 2B (pemicu terjadinya kanker).

10. Digital Dementia
Anak yang keseringan menggunakan gadget akan mengalami kesulitan untuk memfokuskan pikiran pada satu hal sehingga hal ini dapat menghambat dirinya dalam belajar.

Meski memiliki beberapa dampak buruk bagi perkembangan dan pertumbuhan anak, ada beberapa cara yang bisa diterapkan para orang tua agar dampak ini tidak berlangsung dalam jangka panjang meski anak masih memilih gadget sebagai sarana bermainnya.
1. Diperlukan peranan orang tua guna melakukan pembatasan penggunaan gadget. Pembatasan yang efektif adalah maksimal 2 jam per hari. Awasi setiap konten yang dibuka oleh anak, jangan sampai anak membuka konten yang tidak sesuai dengan usianya.

2. Gunakan gadget hanya untuk edukasi. Hal ini penting diterapkan oleh setiap orang tua mengingat semua konten sudah bisa diakses dalam satu gadget.

3. Tentukan tujuan awal bermain gadget. Poin ini termasuk dalam lingkup bentuk pengawasan orang tua dalam mengawasi anaknya bermain gadget. Tentu hal ini dapat membantu membatasi konten yang seharusnya dibuka dan seharusnya tidak dibuka.

Itulah beberapa dampak negatif yang bisa ditimbulkan dari penggunaan gadget pada anak. Disini peran orang tua sangat penting, untuk itu terus awasi anak kita selama menggunakan gadget. 

Comments

Popular posts from this blog

Mana Yang Lebih Baik, Beli Mobil Bekas atau Mobil Baru?

Halo semuanya! Jadi di artikel ini International's Info akan membagikan tips-tips yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam membeli mobil. Semoga informasi yang disampaikan dalam artikel ini dapat membantu kalian. Di zaman serba praktis seperti sekarang, banyak masyarakat mulai mempertimbangkan untuk memiliki kendaraan pribadi guna menunjang aktivitas mereka. Buat yang memiliki uang berlebih membeli mobil adalah pilihan yang tepat. Disamping harganya yang lebih mahal dibandingkan dengan harga sepeda motor, tingkat keamanan dan banyaknya muatan yang bisa dibawa juga menjadi bahan pertimbangan orang-orang untuk membeli mobil. Namun bagi yang memiliki budget terbatas, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli  mobil . Bentuk pertimbangannya adalah membeli mobil bekas secara tunai atau membeli mobil baru secara kredit. Sebelum menentukan pilihan dalam membeli mobil (baik itu membeli mobil baru ataupun bekas) perhatikan tips-tips berikut. 1. Sesuaika...

5 Tips jitu Mengatur Keuangan Bagi Pengantin Baru

Halo semuanya! Jadi di artikel ini International's Info akan membagikan tips-tips mengelola keuangan bagi para pengantin baru. Semoga informasi yang disampaikan dalam artikel ini dapat membantu kalian dalam merencanakan keuangan. Bagi pasangan yang baru menikah tentu butuh waktu untuk menyesuaikan satu sama lain dalam berbagai hal, termasuk mengenai mengelola keuangan. 1. Saling Terbuka Soal Keuangan Satu Sama Lain Masih pacaran hal soal keuangan boleh ada yang ditutup-tutupi, namun setelah menikah semua hal harus terbuka termasuk soal keuangan. Setelah berkomitmen untuk menjalani hidup bersama, suami dan istri harus saling terbuka soal keuangan secara lebih mendetail. Terutama bagi mereka yang sama-sama bekerja, saling terbuka soal besarnya jumlah pendapatan dan utang masing-masing itu penting. Masalah keuangan dalam rumah tangga merupakan salah satu hal yang sangat harus diperhatikan karena jika saling terbuka satu sama lain maka tidak akan ada lagi ribut-ribut dala...