Halo semuanya! Jadi di artikel ini International's Info akan
membagikan tips-tips mengelola keuangan bagi para pengantin baru. Semoga informasi yang disampaikan dalam artikel ini dapat membantu kalian dalam merencanakan keuangan.
Bagi pasangan yang baru menikah tentu butuh waktu untuk menyesuaikan satu sama lain dalam berbagai hal, termasuk mengenai mengelola keuangan.
1. Saling Terbuka Soal Keuangan Satu Sama Lain
4. Hindari Pertengkaran
Dua orang individu yang bersatu dalam ikatan tali pernikahan tentu terkadang akan menemukan saat mereka memiliki perbedaan pendapat antara satu dengan yang lainnya dan dapat menjadi masalah besar jika terus menerus terjadi.
Thank you!
Bagi pasangan yang baru menikah tentu butuh waktu untuk menyesuaikan satu sama lain dalam berbagai hal, termasuk mengenai mengelola keuangan.
1. Saling Terbuka Soal Keuangan Satu Sama Lain
Masih pacaran hal soal keuangan
boleh ada yang ditutup-tutupi, namun setelah menikah semua hal harus terbuka
termasuk soal keuangan. Setelah berkomitmen untuk menjalani hidup bersama,
suami dan istri harus saling terbuka soal keuangan secara lebih mendetail. Terutama bagi mereka yang
sama-sama bekerja, saling terbuka soal besarnya jumlah pendapatan dan utang
masing-masing itu penting.
Masalah keuangan dalam rumah tangga
merupakan salah satu hal yang sangat harus diperhatikan karena jika saling terbuka
satu sama lain maka tidak akan ada lagi ribut-ribut dalam rumah tangga
gara-gara masalah keuangan.
2. Membuat aturan bersama soal
keuangan
Cara mengatur keuangan rumah tangga
berbeda-beda. Ada tipe suami yang mempercayakan istrinya untuk mengatur
keuangan bulanan. Ada juga tipe sebaliknya. Namun ada juga yang hanya ingin memegang
keuangan masing-masing. Misalnya, suami dan istri yang sama-sama bekerja dan
masing-masing dari mereka memilih untuk mengatur keuangannya sendiri-sendiri.
Setelah menikah, ada baiknya
pengantin baru membuat aturan bersama soal rencana keuangan. Putuskan siapa
yang bakal menjadi “Menteri Keuangan” di rumah tangga.
Membuat aturan bersama soal rencana
keuangan ditujukan untuk mengatur alur keuangan harian, mingguan, dan bulanan.
Jangan sampai keuangan rumah tangga berantakan hanya karena tidak adanya aturan
soal keuangan. Ada beberapa hal yang harus diatur terkait dengan keuangan dalam rumah tangga seperti :
a. Membuat
rencana pengeluaran (harian, mingguan dan bulanan)
Satu contoh baik sebuah keluarga yang memiliki keuangan sehat adalah selalu membuat perencanaan untuk
setiap pengeluarannya. Dimana mereka akan membagi anggaran pengeluarannya sesuai dengan pos-pos pengeluaran.
Hal ini penting dilakukan agar jumlah pengeluaran yang hendak dikeluarkan tidak melebihi
jumlah anggaran yang sudah ditentukan karena promo-promo besar yang menggiurkan. Sementara banyak dari kita tidak menyadari bahwa pengeluaran tak terduga
inilah yang sering membuat keuangan menjadi terkuras.
b. Menentukan Rencana Keuangan
Keluarga baru, tentu harus disertai dengan tujuan
keuangan yang baru. Anda dan pasangan dapat mendiskusikan hal ini serta
menentukan tujuan keuangan keluarga selama beberapa tahun ke depan. Dalam
hal ini, kalian dapat meminta bantuan pada konsultan keuangan yang dapat
membantu kalian untuk menemukan berbagai kebijakan di dalam
keuangan rumah tangga.
Jika tujuan keuangan tidak ditentukan, maka para pengantin baru akan merasa kewalahan dalam mengelola keuangan rumah tangga.
Kebutuhan yang dibutuhkan oleh pengantin baru dengan pengantin yang sudah memiliki anak tentu akan berbeda, mulai dari besarnya tempat tinggal sampai kebutuhan yang harus dibeli setiap bulannya. Ini salah satu contoh tujuan keuangan jangka pendek.
Bagaimana dengan tujuan keuangan jangka panjang? Biaya pendidikan anak, biaya hari tua dan biaya pembelian aset seperti
rumah dan kendaraan juga masuk masuk dalam daftar rencana jangka panjang.
3. Buat Rekening Bersama
Jika Anda dan pasangan yang menerapkan prinsip keuangan dihandle masing-masing, maka membuat rekening bersama wajib dilakukan.
Pembukaan rekening bersama ditujukan demi terciptanya alur keuangan dalam rumah tangga dapat berjalan lancar. Rekening bersama ini terkadang mirip dengan pos-pos pengeluaran, namun ada baiknya jika pembukaan rekening bersama ini ditujukan untuk rencana keuangan jangka panjang seperti biaya persalinan dan biaya pendidikan anak.
4. Hindari Pertengkaran
Perbedaan pendapat ini tidak akan menjadi masalah yang besar jika Anda membuat komitmen soal keuangan rumah tangga sejak awal menikah. Karena pernikahan pada dasarnya adalah sebuah kerjasama tim antara Anda dan pasangan sehingga dibutuhkan kerjasama yang baik dalam memenuhi daftar pengeluaran untuk memiliki kehidupan yang nyaman.
5. Prioritaskan Kebutuhan Ketimbang Keinginan
Salah satu tantangan pasangan
yang sudah menikah adalah munculnya keinginan yang tidak terlalu dibutuhkan seperti pergi bulan madu, membeli perabotan rumah tangga
baru, dan hal-hal yang masuk kategori keinginan lainnya.
Hal yang perlu disadari oleh setiap pasangan pengantin baru adalah kehidupan pernikahan bukanlah kehidupan satu atau dua hari, tetapi sebuah perjalanan panjang yang tentu membutuhkan banyak
amunisi salah satunya adalah uang. Dimasa mendatang tentu kalian akan ada masanya kehamilan, lahiran, dan membiayai anak hingga dia besar, jadi alangkah baiknya jika semua hal tersebut sudah diperhatikan
dan direncakanan sejak awal masa pernikahan.
Itu dia kelima tips yang bisa kalian terapkan agar keuangan dalam rumah tangga tidak menjadi masalah yang besar. Selamat
menempuh hidup yang baru dan mengelola keuangan bersama pasangan.
Thank you!
Comments