Hello guys, welcome! Di artikel ini International's
Info akan membagikan informasi seputar karnaval seni dan budaya khas
Suku Batak yang selalu diadakan setiap tahun di kawasan Danau Toba Medan, Sumatera
Utara.
Danau Toba merupakan danau terluas di Asia Tenggara dan merupakan
danau terbesar kedua di dunia. Selain keksotisan pemandangannya, danau ini juga
memiliki festival tahunan yang menarik yakni Festival Danau Toba. Pesta rakyat
ini mulai diadakan pada tahun 1980. Dahulu, festival ini bernama Pesta Danau
Toba kemudian pada tahun 2013 berubah menjadi Festival Danau Toba.
Festival Danau Toba merupakan acara lokal untuk melestarikan
seni dan budaya khas suku Batak di kawasan Danau Toba. Dalam festival ini,
tidak hanya menampilkan seni dan budaya Suku Batak saja namun juga menampilkan
lokasi pariwisata dan olahraga.
Seiring dengan berjalannya waktu, kini festival Danau Toba
mulai dilirik pemerintah untuk meningkatkan potensi wisata yang ada di Sumatera
Utara, khususnya di Danau Toba.
Tidak hanya dari segi nama saja yang berubah, kawasan
festival ini juga ikut meluas sejak tahun 2013. Pelaksanaannya kini dilakukan
tidak hanya di sekitar kawasan Danau Toba saja melainkan menyebar di tujuh kabupaten yang mendiami kawasan
Danau Toba, yaitu Kabupaten Simalungun, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang
Hasundutan, Dairi, Karo, dan Samosir.
Meski menyebar
di tujuh kabupaten, tetapi Festival Danau Toba ini juga melingkupi daerah
pantai yang tersebar di setiap tujuh kabupaten tersebut dengan harapan
pengunjung yang menghadiri festival ini akan bertambah setiap tahunnya. Dalam
festival ini juga akan menampilkan paduan suara massal, pameran kuliner
dan UMKM, lomba vokal grup, dan penampilan artis ibu kota sehingga akan semakin
menambah minat turis yang datang.
Sesuai dengan tujuannya, Festival Danau Toba memang diadakan
untuk melestarikan seni dan budaya khas suku Batak, yang juga meliputi beberapa
atraksi budaya didalamnya seperti :
1. Solu Bolon
Jika masyarakat China punya perahu naga, maka orang Batak punya Solu
Bolon. Dalam festival ini, biasanya akan ada beberapa tim yang ikut berlaga,
adu cepat di perairan Tuktuk, Danau
Toba.
Mekanisme
perlombaan ini adalah mendayung perahu tradisional dan diselenggarakan selama 3
hari. Solu Bolon akan berlangsung meriah juga akan digemari pengunjung yang
haus hiburan.
2. Musik Batak Toba
Kemeriahan saat mengunjungi Lake Toba’s World Drum Festival yang dihelat di Samosir adalah bisa melihat langsung ragam alat musik tradisional khas masyarakat Batak seperti suling bambu khas Batak hingga Taganing, gendang khas warga lokal.
Kemeriahan saat mengunjungi Lake Toba’s World Drum Festival yang dihelat di Samosir adalah bisa melihat langsung ragam alat musik tradisional khas masyarakat Batak seperti suling bambu khas Batak hingga Taganing, gendang khas warga lokal.
Pada umumnya, gendang berfungsi sebagai pengiring melodi. Namun, Taganing merupakan gendang pembawa melodi. Sejauh ini hanya ditemukan tiga gendang jenis tersebut di dunia, yaitu Entenga di Uganda, Hasaing Waing di Myanmar serta Taganing yang masih hidup dalam tradisi masyarakat Toba. Bahkan, Taganing memiliki varian paling banyak karena dipelihara lima sub etnik Batak, yaitu Toba, Simalungun, Pakpak/Dairi, Karo dan Mandaling. Masyarakat Toba menyebutnya Taganing, sedangkan di Simalungun dinamai gondrang sipitu-pitu.
Jika kalian mengunjungi Pulau Samosir pada hari biasa, kalian akan melihat boneka kayu khas Batak, Sigale-gale. Khusus dalam Festival Danau Toba, karnaval Sigale-gale melibatkan berbagai elemen simbolis 4 puak suku Batak. Penampilan gundala-gundala yang terlihat mencolok di barisan kerap dijadikan objek foto menarik.
4. Tari Tor-Tor
Tarian Tor- Tor Sawan biasanya ditampilkan dengan iringan musik Magondangi dalam ritual yang berhubungan dengan roh. Biasanya tarian ini dimaksudkan untuk membersihkan manusia dari dosa.
5. Ulos
Kain tradisional Batak ini dikhawatirkan akan punah dalam dua generasi mendatang. Penyebabnya ialah harga benang kelewat mahal dan harga Ulos jatuh di pasaran akibat sepi peminat.
Itulah beberapa hiburan yang bisa kalian nikmati di Festival Danau Toba.
Thank you!
Comments