Halo semuanya! Jadi di artikel ini International's Info akan
membagikan tips-tips tentang bagaimana cara merawat kelinci dengan benar. Semoga
informasi yang disampaikan dalam artikel ini dapat membantu kalian yang tengah mencari informasi seputar merawat kelinci agar dapat berumur panjang, sehat dan selalu lincah.
Siapa yang tidak suka dengan hewan yang memiliki kuping panjang ini? Kelinci merupakan salah satu hewan yang banyak digemari untuk dijadikan hewan peliharaan karena selain lucu, kelinci juga relatif jinak dan memeliharanya juga tidak sulit. Nah! Buat kalian yang belum tahu cara merawat kelinci di rumah berikut beberapa tips memelihara kelinci agar tidak cepar mati.
1. Kenali
Meski sama-sama memiliki kuping panjang dengan wortel sebagai makanan favorit, namun kelinci juga memiliki beberapa perbedaan pada setiap jenisnya.
Berdasarkan rasnya, kelinci dibagi atas beberapa jenis ada anggora, lyon, himalaya dan lain sebagainya. Sedangkan di Indonesia sendiri kelinci dibedakan menjadi dua katagori, pertama kelinci hias dan kedua kelinci pedaging.
Sebelum membeli sesuaikan kelinci yang hendak dibeli sesuai kebutuhan dipelihara hanya untuk hobi dan senang-senang, ataukah kelinci tersebut dipelihara untuk untuk bisnis.
2. Tempat Pembelian
Sebelum membeli, pastikan kita mendapat seekor kelinci yang bagus dan berkualitas untuk dipelihara jangan sampai saat kelinci tersebut dibawa ke rumah dia langsung stres dan mati. Oleh karena itu, perhatikan tempat belinya dan perawatan yang diberikan kepada kelinci tersebut.
Berikut beberapa hal yang bisa dijadikan perhatian sebelum membeli kelinci :
a. Tidak berada di kandang sendirian, kandang tidak sempit
b. Tidak sedang dalam keadaan sakit (mata dan mulut berlendir)
c. Sedang terindikasi scabies ditandai dengan kulit yang pitak-pitak atau luka
d. Tidak terluka di bagian kaki
3. Tingkah Kelinci
Berikut beberap hal yang harus diperhatikan :
a. Jika terlihat pergerakan kelinci dalam keadaan normal, maka kelinci tersebut bisa kalian pelihara. Artinya keadaan kelinci tersebut tidak cenderung lemas dan terlalu agresif.
b. Kelinci tersebut memiliki nafsu makan yang tinggi dan terus mengunyah
4. Kandang
a. Sediakan kandang yang layak, tidak perlu besar yang penting bisa digunakan untuk mundar mandir dan merasa bergerak bebas. Jika kalian menggunakan kandang dari bahan kayu/bambu harus sering-sering diganti karena akan dihinggapi rayap serta parasit.
b. Dalam kandang kalian harus menata alas kandang supaya kelinci bisa tinggal dengan nyaman di tempat yang sudah disiapkan. Kalian bisa menggunakan jerami atau lembaran kayu tertentu, bubur kayu daur ulang yang dikeringkan yang memang dibuat untuk alas kandang kelinci.
c. Penempatan kandang juga harus ditaruh di daerah yang terdapat sinar matahari cukup. Jangan lupa untuk mengeluarkan kelinci dari kandang (dengan pengawasan) biar terjaga keaktifannya dan menguatkan otot kakinya.
Jangan lupa untuk membersihkan kandang kelinci secara rutin. Dengan membersihkan kandang secara rutin, kamu sudah menjaga tempat tinggal kelincimu agar tetap bersih dan baik sehingga baik juga untuk perkembangan kelinci.
5. Makan dan Minum Bergizi
Kelinci maasuk dalam kategori hewan herbivora (pemakan tumbuh-tumbuhan). Namun tidak tumbuh-tumbuhan bisa diberikan sebagai pakan kelinci. Yang cocok untuk kelinci antara lain
a. Rumput dan hay
Kedua tumbuhan ini dapat dijadikan makanan utama kelinci karena bergizi tinggi. Hindari pemberian kangkung, kol dan sayuran hijau yang banyak mengandung gas kecuali dalam keadaan sangat mendesak. Kedua tumbuhan juga mengandung serat energi yang bagus sehingga dapat memperlancar sistem pencernaan dan mempercepat pertumbuhannya.
b. Buah-buahan
Buah-buahan yang sangat cocok bagi kelinci adalah apel, pepaya dan lainnya (upadate soon!).
c. Pelet Kelinci
Gunakan makanan jenis ini jika dalam keadaan sangat terpaksa karena kadang tekstur dari pelet tidak sesuai dengan kondisi sistem pencernaan kelinci.
d. Minuman
Cukup berikan air putih, akan lebih baik jika diberikan vitamin khusus didalamnya.
* Anak Kelinci
- Jangan sering mengangkat dan memegang anak kelinci karena anak kelinci yang baru lahir mudah sekali stres
- Berikan makanan pada induknya, karena induknya yang akan memberi makan pada anak kelinci
- Jangan berikan susu
- Anak kelinci akan mulai makan rumput di hari ke 14
- Induk kelinci akan merawat anaknya hingga berusia 30 hari
- Jika anak kelinci ingin diberikan kepada orang lain, harus lebih dari 2 bln sebagai batas rentang kelinci mati mendadak
Itu dia beberapa tips yang bisa diterapkan dalam merawat kelinci agar tidak mudah stres, tetap aktif dan berumur panjang.
Siapa yang tidak suka dengan hewan yang memiliki kuping panjang ini? Kelinci merupakan salah satu hewan yang banyak digemari untuk dijadikan hewan peliharaan karena selain lucu, kelinci juga relatif jinak dan memeliharanya juga tidak sulit. Nah! Buat kalian yang belum tahu cara merawat kelinci di rumah berikut beberapa tips memelihara kelinci agar tidak cepar mati.
1. Kenali
Meski sama-sama memiliki kuping panjang dengan wortel sebagai makanan favorit, namun kelinci juga memiliki beberapa perbedaan pada setiap jenisnya.
Berdasarkan rasnya, kelinci dibagi atas beberapa jenis ada anggora, lyon, himalaya dan lain sebagainya. Sedangkan di Indonesia sendiri kelinci dibedakan menjadi dua katagori, pertama kelinci hias dan kedua kelinci pedaging.
Sebelum membeli sesuaikan kelinci yang hendak dibeli sesuai kebutuhan dipelihara hanya untuk hobi dan senang-senang, ataukah kelinci tersebut dipelihara untuk untuk bisnis.
2. Tempat Pembelian
Sebelum membeli, pastikan kita mendapat seekor kelinci yang bagus dan berkualitas untuk dipelihara jangan sampai saat kelinci tersebut dibawa ke rumah dia langsung stres dan mati. Oleh karena itu, perhatikan tempat belinya dan perawatan yang diberikan kepada kelinci tersebut.
Berikut beberapa hal yang bisa dijadikan perhatian sebelum membeli kelinci :
a. Tidak berada di kandang sendirian, kandang tidak sempit
b. Tidak sedang dalam keadaan sakit (mata dan mulut berlendir)
c. Sedang terindikasi scabies ditandai dengan kulit yang pitak-pitak atau luka
d. Tidak terluka di bagian kaki
3. Tingkah Kelinci
Berikut beberap hal yang harus diperhatikan :
a. Jika terlihat pergerakan kelinci dalam keadaan normal, maka kelinci tersebut bisa kalian pelihara. Artinya keadaan kelinci tersebut tidak cenderung lemas dan terlalu agresif.
b. Kelinci tersebut memiliki nafsu makan yang tinggi dan terus mengunyah
4. Kandang
a. Sediakan kandang yang layak, tidak perlu besar yang penting bisa digunakan untuk mundar mandir dan merasa bergerak bebas. Jika kalian menggunakan kandang dari bahan kayu/bambu harus sering-sering diganti karena akan dihinggapi rayap serta parasit.
b. Dalam kandang kalian harus menata alas kandang supaya kelinci bisa tinggal dengan nyaman di tempat yang sudah disiapkan. Kalian bisa menggunakan jerami atau lembaran kayu tertentu, bubur kayu daur ulang yang dikeringkan yang memang dibuat untuk alas kandang kelinci.
c. Penempatan kandang juga harus ditaruh di daerah yang terdapat sinar matahari cukup. Jangan lupa untuk mengeluarkan kelinci dari kandang (dengan pengawasan) biar terjaga keaktifannya dan menguatkan otot kakinya.
Jangan lupa untuk membersihkan kandang kelinci secara rutin. Dengan membersihkan kandang secara rutin, kamu sudah menjaga tempat tinggal kelincimu agar tetap bersih dan baik sehingga baik juga untuk perkembangan kelinci.
Kelinci maasuk dalam kategori hewan herbivora (pemakan tumbuh-tumbuhan). Namun tidak tumbuh-tumbuhan bisa diberikan sebagai pakan kelinci. Yang cocok untuk kelinci antara lain
a. Rumput dan hay
Kedua tumbuhan ini dapat dijadikan makanan utama kelinci karena bergizi tinggi. Hindari pemberian kangkung, kol dan sayuran hijau yang banyak mengandung gas kecuali dalam keadaan sangat mendesak. Kedua tumbuhan juga mengandung serat energi yang bagus sehingga dapat memperlancar sistem pencernaan dan mempercepat pertumbuhannya.
Beberapa jenis sayuran yang tidak baik untuk
kelinci di antaranya adalah jagung, selada, tomat, kubis, kacang polong,
kentang, bawang, bambu.
b. Buah-buahan
Buah-buahan yang sangat cocok bagi kelinci adalah apel, pepaya dan lainnya (upadate soon!).
c. Pelet Kelinci
Gunakan makanan jenis ini jika dalam keadaan sangat terpaksa karena kadang tekstur dari pelet tidak sesuai dengan kondisi sistem pencernaan kelinci.
d. Minuman
Cukup berikan air putih, akan lebih baik jika diberikan vitamin khusus didalamnya.
* Anak Kelinci
- Jangan sering mengangkat dan memegang anak kelinci karena anak kelinci yang baru lahir mudah sekali stres
- Berikan makanan pada induknya, karena induknya yang akan memberi makan pada anak kelinci
- Jangan berikan susu
- Anak kelinci akan mulai makan rumput di hari ke 14
- Induk kelinci akan merawat anaknya hingga berusia 30 hari
- Jika anak kelinci ingin diberikan kepada orang lain, harus lebih dari 2 bln sebagai batas rentang kelinci mati mendadak
Itu dia beberapa tips yang bisa diterapkan dalam merawat kelinci agar tidak mudah stres, tetap aktif dan berumur panjang.

Comments